Selasa, 26 Juli 2011

Sang Pecinta Sholat

Meski waktu subuh belum tiba, Khalifah Umar bin Khatab selalu bangun terlebih dahulu dan berkeliling membangunkan kaum muslimin untuk menunaikan sholat subuh. Ketika waktu sholat tiba, beliau sendiri yang mengatur shaf-shaf shalat dan mengimami para jamaah.

Pada shubuh itu terjadi tragedi besar dalam sejarah. Ketika khalifah mengucapkan takbiratul ikhram, tiba-tiba seorang laki-laki bernama Abu Lu'luah menikamkan sebilah pisau ke bahu, pinggang dan ke bawah pusar beliau. Darahpun menyembur. Namun khalifah yang berjuluk "Singa Padang Pasir" ini tidak bergeming dari kekhusyukannya memimpin sholat. Padahal waktu sholat masih bisa ditangguhkan beberapa saat sebelum terbitnya matahari. Sekuat apapun sang khalifah, akhirnya beliau jatuh juga. Meski demikian beliau masih sempat memerintahkan Abdurrahman bin 'Auf untuk menggantikannya sebagai imam.

Beberapa saat setelah ditikam, kesadaran dan ketidaksadaran beliau datang silih berganti. Para sahabat yang mengelilinginya demikian cemas melihat kondisi keselamatan Khalifah Umar. Salah seorang dari mereka berkata, "Kalau beliau masih hidup, tak ada yang bisa menyadarkannya selain kata-kata sholat". Lalu serentak yang hadir berkata, "Shalat wahai Amirul Mukminin. Shalat telah hampir dilaksanakan". Tiba-tiba Khalifah Umar langsung tersadar."Shalat? Kalau demikian disanalah Alloh. Tiada keberuntungan dalam Islam bagi yang meninggalkan sholat". Maka beliau melaksanakan shalat dengan darah bercucuran.


Diambil dari buku "Menjemput Maut : Bekal Perjalanan Menuju Alloh SWT - Quraish Shihab
---

Note:
Subhanalloh... Betapa besarnya kecintaan Khalifah Umar pada sholat. Tak perduli apapun keadaannya, yang ada dalam benaknya adalah tetap menegakkan sholat. Bukti betapa besar cintanya kepada Alloh SWT. Jadi merasa malu pada diri, yang kadang masih lalai dalam sholat. Semoga bisa belajar...

 ***
Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam.
Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.
(QS Huud : 114)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar