Rabu, 27 Juli 2011

3 Utusan

Suatu hari, seperti dinukil oleh Syekh Abdurrahman Al Sinjari, dalam Al Buka min Khasyatillah, Nabi Ya'qub berdialog dengan malaikat pencabut nyawa.

"Aku ingin sesuatu yang harus engkau penuhi sebagai tanda persaudaraan kita", pinta Nabi Ya'qub.
"Apakah itu?", tanya malaikat maut.
"Jika ajalku telah dekat, beritahulah aku".
Malaikat itu menjawab,"Baik, aku akan memenuhinya. Aku akan mengirimkan tidak hanya satu utusan, tapi dua atau tiga utusan".
Setelah itu keduanya berpisah. Setelah beberapa lama malaikat itu datang kembali.
"Wahai sahabatku, apakah engkau datang untuk berziarah atau untuk mencabut nyawaku?", tanya Nabi Ya'qub
"Aku datang untuk mencabut nyawamu", jawab malaikat.
"Lalu mana ketiga utusanmu?", tanya Nabi Ya'qub lagi.
" Sudah kukirim. Putihnya rambutmu setelah hitamnya, lemahnya tubuhmu setelah kekarnya, dan membungkuknya badanmu setelah tegapnya. Wahai Ya'qub, itulah utusanku kepada setiap anak Adam.
---


Note :
Sejenak berkaca... Sudah terlihat datangkah ketiga utusan itu? Rambut yang mulai memutih satu demi satu, kerutan-kerutan yang mulai tampak disana-sini, fisik yang sudah tak sekuat dimasa muda. Itu tandanya saat untuk pergi sejengkal demi sejengkal telah mendekat. Semoga diberi kekuatan iman untuk terus mempersiapkannya, aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar